Tampilkan postingan dengan label kiamat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kiamat. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Januari 2014

Gelagat tunggu hari kiamat

BEBERAPA buah kenderaan polis menuju ke Gunung Pic de Bugarach di pekan Bugarach, selatan Perancis kelmarin. - REUTERS

BEIJING - China menangkap hampir 1,000 orang dalam operasi memburu sebuah kumpulan Kristian yang menyebarkan khabar angin tentang hari kiamat akan berlaku pada hari ini, lapor media negara ini semalam.


Kumpulan yang dikenali sebagai Tuhan Maha Besar itu dituduh menyebarkan khabar angin tentang hari kiamat tersebut.

Hari kiamat tersebut dipercayai beberapa pihak akan berlaku kerana kalendar kaum Maya yang bermula pada 3114 Sebelum Masihi akan berakhir pada hari ini.

Menurut laporan stesen televisyen CCTV, operasi memerangi kumpulan itu bermula pada minggu lalu.

Akhbar Beijing Times melaporkan, polis menahan lebih 350 anggota kumpulan tersebut di wilayah Guizhou, barat daya China manakala lebih 400 lagi ditangkap di wilayah Qinghai, timur laut negara ini.

Agensi berita Xinhua menyatakan, kumpulan tersebut menjanjikan keselamatan penduduk yang menyertai kumpulan tersebut.

Di Kootwijkerbroek, Belanda, seorang penduduk, Pieter Van Der Meer menyediakan sebuah bot penyelamat di pekarangan rumahnya.
Bot penyelamat kiamat
Menurutnya, bot tersebut mampu menyelamatkan 35 orang jika kiamat berlaku pada hari ini.

Di pekan Bugarach, selatan Perancis, pihak polis mengawal laluan masuk ke Gunung Pic de Bugarach setinggi 1,231 meter yang dikatakan akan terbuka pada 21 Disember ini.
 Gunung Pic de Bugarach
Kawalan itu dilakukan bagi mengelak kebanjiran pengunjung ke gunung tersebut.

Beberapa pihak percaya makhluk asing akan muncul bersama kapal angkasa untuk menyelamatkan golongan yang mempercayai hari tersebut.

Seramai 254 wartawan dari seluruh dunia telah berada di pekan tersebut untuk membuat liputan tentang kepercayaan hari kiamat itu.

Di Moscow, Rusia, sebuah kubu bawah tanah yang digunakan semasa Perang Dingin akan menjadi lokasi sebuah parti selama 24 jam bagi meraikan kedatangan hari kiamat.
Terowong Moscow Rusia
Tiket sebanyak AS$1,000 (RM3,056) perlu dibayar kepada pengunjung yang mahu memasuki kubu tersebut untuk menyelamatkan diri. Kubu itu sedalam 56 meter.
 Vladimir Putin
Bagaimanapun, Presiden Rusia, Vladimir Putin berkata, beliau tidak percaya kiamat akan berlaku pada hari ini.

Menurutnya, Bumi akan wujud bagi tempoh 4.5 bilion tahun lagi.

"Saya tahu bila dunia akan berakhir. Ia akan berlaku dalam tempoh 4.5 bilion tahun lagi," katanya.


Ketika ditanya jika beliau takut menghadapi hari kiamat, Putin berkata: "Kenapa perlu takut jika ia tidak dapat dielakkan?"

Sejumlah anggota polis turut mengawal di jalan-jalan yang terdapat di Kampung Sirince, barat Turki semalam bagi menangani kebanjiran pengunjung pada hari ini.
 Sirince Turki
Sebahagian orang percaya kampung itu merupakan satu-satunya tempat yang tidak akan terjejas dengan hari kiamat kerana ibu Nabi Isa, Mariam dipercayai pernah tinggal di situ.

Beberapa upacara keagamaan turut dilakukan oleh kaum Maya di Guatemala kelmarin.
BEBERAPA lelaki kaum Maya mengadakan upacara keagamaan bagi meraikan kedatangan era baharu di bandar raya Guatemala, Guatemala kelmarin. - Agensi
Upacara itu diadakan bagi meraikan kedatangan era baharu selepas kalendar Maya berakhir pada hari ini. - Agensi

LINK





Sabtu, 30 November 2013

Inilah 8 Penyebab Kiamat Versi Ilmiah




Pernahkah membayangkan kiamat akan seperti apa? Bumi tidak seaman yang kita kira. Berikut delapan hal yang berpotensi menyebabkan kiamat.

Terdapat beberapa hal yang dapat menyebabkan kiamat di planet kita. Ilmuwan memberikan detail mengenai hal itu dan berikut delapan hal tersebut.

1. Serangan sinar gamma
Saat supenova meledak, ledakan itu menghasilkan sinar gamma. Jika ada ledakan dekat bumi paling tidak berjarak 30 juta tahun cahaya maka kan berbahaya.

“Sinar ini dapat merusak atmosfir bumi dan menghasilkan kebakaran global, membakar atmosfir dan membunuh spesies hidup tersisa dalam beberapa bulan bahkan yang hidup di bawah air sekalipun,” kata Annie McQuade, penulis buku mengenai bencana global. Untungnya, ledakan luar biasa ini jauh dari planet Bumi.

2. Virus mematikan serang manusia
Dalam buku karangan John Barnes dijelaskan bagaimana ‘virus pikiran’ dapat menghancurkan dunia. Dalam bukunya yang lain, Barnes memperkenalkan nano-reconstructor (alat yang dapat mengubah pikiran orang) dan dapat digunakan untuk memerintahkan otak untuk melakukan hal jahat.

Serupa, Profesor aeronautics dan astronautics di Purdue University, Barrett Caldwell mengatakan hal ini lebih dikenal sebagai ‘penyakit psikogenik masal’ di mana membuat orang terinfeksi menjadi pendiam dan terisolasi. Hingga saat ini belum ada perlindungan untuk mencegah serangan virus pikiran ini. “Contoh terkerennya adalah genosida di Rwanda,” kata Howard Davidson, fisikawan dan profesor Standford.

3. Kutub utara dan selatan bertukar tempat
Setiap beberapa ratus tahun, kutub magnet Bumi terbalik. “Masalahnya bukan terletak pada perubahan tempatnya, namun medan magnet bumi ini akan menarik radiasi matahari di sekitar kutub,” jelas penulis buku Implied Spaces, Walter Jon Williams. “Jadi, jika kutub bertukar tempat maka banyak penduduk yang akan terbakar.”

4. Semesta terus berkembang
Hal ini disebut ‘cabikan besar’. Energi gelap memaksa semesta berkembang dan mengakibatkan partikel atom tidak bisa bertemu dan berinteraksi lagi. Hal ini akan menyebabkan segala materi terpisah begitu saja.

Proses ini membutuhkan waktu ribuan tahun, tidak ada cara mencegah peristiwa ini.

5. Eksperimen ilmuwan terlalu jauh
Sejarah menunjukkan, bahaya terbesar bagi manusia adalah dirinya sendiri. Seiring perkembangan eksperimen manusia, mendorong munculnya bahaya bagi dunia. “Kesalahan terbesar eksperiman bukanlah eksperimennya melainkan manusia yang menggunakan hasil eksperimen tersebut,” kata Williams.

6. Gunung api super meratakan planet
Gunung api super di Asia Tenggara membakar India 73 ribu tahun silam dan menyebabkan musim dingin vulkanik selama dua dekade dan memusnahkan 75% ras manusia.

Tiga dari enam gunung api bahaya saat ini ada di Amerika Serikat (AS) di mana gunung tersebut mungkin menyebabkan ‘bencana vulkanis’ itu.

Jika gunung itu meletus, tidak ada yang bisa menghentikannya. Letusan gunung bisa terjadi dari beberapa gunung sekaligus.

7. Komputer mengambil alih semuanya
Satu lagi katalisme ciptaan manusia yang saat ini sudah terjadi. Seiring kemajuan komputer, pada akhirnya komputer akan mengambil alih semua pekerjaan manusia. Ancaman yang lebih berbahaya lagi berasal dari Artificial Intelligence (AI). “AI secara kualitatif lebih baik dari manusia,” kata McQuade. “AI dapat belajar dengan cepat dan dengan mudah melampaui ‘intelejensi’ manusia.”

8. Batuk menyebar di seluruh dunia
Salah satu penyebab paling sederhana lainnya adalah batuk. Flu mematikan dapat menyebar di seluruh dunia dengan sangat cepat. “Flu selalu menjadi ancaman kapanpun terutama penyebarannya yang cepat sekali,” kata William.

“Masalah lainnya adalah rumah sakit sekarang terlalu mengandalkan antibiotik sehingga mengabaikan prosedur sterilisasi,” tambahnya.

Untungnya, ilmuwan berhasil mengembangkan vaksin virus flu berbahaya ini. Cara paling mudah melawan potensi ini adalah menjaga kebersihan

Namun begitu, kita umat manusia tak akan pernah tau kapan kiamat itu akan tiba, besok, lusa, atau kapanpun itu, semoga kita siap.





Sumber : http://haxims.blogspot.com/2011/06/inilah-8-penyebab-kiamat-versi-ilmiah.html

Selasa, 26 November 2013

Tingkah dan Pertanyaan Aneh Orang Tanggapi Isu Kiamat 2012

Ada saja orang yang masih percaya, kiamat akan datang pada 21 Desember 2012, saat kalender Bangsa Maya mengakhiri masa berlakunya selama 5.125 tahun. 



Kekhawatiran memuncak ini bahkan membuat Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) kerepotan. Meski sudah menjelaskan panjang lebar di situsnya, bahwa isu kiamat akhir tahun ini bohong belaka, masih ada orang yang penasaran. 

Seperti dimuat Daily Mail, 10 Januari 2012, NASA mendapat sekitar 5.000 surat elektronik atau email yang bertanya soal ramalan Maya. Di antaranya bahkan mengajukan pertanyaan ekstrem: apakah mereka sebaiknya bunuh diri sebelum hari akhir tiba.

Imuwan senior Institut Astrobiologi NASA, David Morrison mengaku menerima setidaknya 10 email sehari, dari orang-orang yang khawatir, sampai mereka yang nyaris berbuat nekat.

Salah satu di antaranya, seorang perempuan dari Denmark, yang mengidentifikasikan dirinya sebagai, "ibu dari seorang bocah perempuan dan calon bayi".

Ini yang ia tulis: "Kemarin saya berniat bunuh diri, bayi dalam kandunganku, juga anak perempuanku yang baru berusia dua tahun, sebelum Desember 2012 tiba. Aku tak mau mereka mengalami pengalaman mengerikan, melihat kehancuran bumi."

Ada pula seorang remaja Amerika Serikat berusia 13 tahun yang menulis:

"Aku sedang menimbang untuk bunuh diri. Aku sangat ketakutan... aku tak ingin hidup lebih lama. Aku berhak mendapatkan penjelasan."

Juga seorang anak yang mengadu,"Aku sangat takut. Satu-satunya temanku hanya anjingku. Dimana aku harus menidurkannya supaya dia tidak menderita saat kiamat datang?"

Sementara, orang-orang Amerika lain memilih jalan berbeda. Merekamembeli apapun yang ditawarkan, demi peluang bisa selamat dari kiamat -- dari buku panduan menghadapi kiamat berharga belasan dolar, hingga menyewa bunker berharga puluhan ribu dolar per orang, yang diiklankan tahan bom nuklir dan tahan terhadap tubrukan asteroid.

Gelombang ketakutan massal ini lah yang kemudian dimanfaatkan seorang pebisnis asal Kalifornia, Robert Vicino, dengan cara membangun bunker "antikiamat" di lokasi rahasia di AS. Dia mengklaim sudah 5.000 orang yang memesan tempat. Kini ia membangun bunker yang sama di Eropa.

Apa alasan orang mau membayar mahal demi selamat dari "kiamat" yang tak tentu benar?

"Kami bukan orang gila. Ini adalah masa-masa yang menakutkan. Keluargaku ingin selamat. Anda juga harus bersiap," kata salah satu pemesan bunker, Steve Cramer.

Juga ada Jason Hodge, ayah dari empat anak yang tak merasa sayang membayar mahal. "Ini investasi kehidupan," kata dia. "Hanya ingin memastikan, aku memiliki tempat yang aman bagi keluargaku, jika skrenario terburuk tiba."

Kegalauan tak hanya melanda sebagian orang Amerika Serikat. Juga merambah Bugarach, kota kecil di kaki pegunungan Pyrennees, Prancis. Sebanyak 200 penduduk harus bersaing dengan 200 ribu pengunjung yang terus berdatangan sejak awal 2012.

Para pengunjung mengincar bagian puncak gunung yang diyakini akan mengandung daya magnetis melindungi mereka dari kiamat. Selain itu, ada pula yang mengatakan bahwa gunung Pyrennees adalah pintu menuju dimensi lain. Ada juga yang yakin itu merupakan markas rahasia alien.

Di tengah semua kekhawatiran itu, pemandangan berbeda justru ditemukan di jantung wilayah Maya di tenggara Meksiko.

Tak ada gambaran kehawatiran di sana, apalagi orang-orang yang berbondong-bondong mengungsi ke perbukitan.

Setelah menderita bertahun-tahun, akibat pukulan parah yang menimpa industri pariwisata gara-gara perang kartel narkoba, isu kiamat justru memberi mereka harapan.

Agen pariwisata Meksiko berharap, fenomena "kiamat 2012" akan menarik 52 juta pengunjung ke wilayah tersebut, dua kali lipat yang diterima seluruh wilayah negara itu.

Sementara, di Kota Tapachula, di perbatasan Guatemala, sebuah jam digital raksasa dipasang di taman utama, menghitung mundur ke tanggal 21 Desember 2012.

sumber